KUALA KAPUAS – Arus penumpang kapal feri di penyeberangan Jalan Mawar, Kecamatan Selat, Kuala Kapuas pada Idul Fitri 1446 H/2025 mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Pantauan langsung pada Rabu (2/4/2025) atau H+2 Lebaran menunjukkan situasi yang jauh lebih terkendali dibandingkan momen serupa di tahun-tahun sebelumnya. Tidak terlihat antrean panjang atau kepadatan luar biasa seperti yang biasa terjadi di masa puncak arus balik.
"Meskipun lebih ramai dibandingkan hari biasa, tapi kalau dibandingkan dengan Lebaran sebelumnya, arus penumpang kapal feri memang agak berkurang. Mungkin karena kondisi ekonomi," ujar Nono, petugas loket tiket feri.
Feri Penyeberangan Hikmah Bersama yang terletak di Jalan Mawar merupakan salah satu moda transportasi utama yang menghubungkan Kuala Kapuas dengan Jalan Kapuas Seberang I di Kelurahan Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir.
Jalur ini menjadi pilihan utama bagi pengendara kendaraan roda dua, karena lebih efisien dibandingkan harus memutar sejauh 12 kilometer melalui jalur darat menuju jalan Trans Kalimantan arah Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Sebagai langkah antisipasi, posko pelayanan Idulfitri didirikan di area pelabuhan. Posko ini dijaga oleh petugas gabungan dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta petugas kesehatan yang siap siaga selama arus mudik dan balik Lebaran.
“Sejak H-2 hingga H+2, memang ada peningkatan jumlah penumpang dibandingkan hari biasa. Namun, tidak sampai membludak seperti tahun lalu,” ungkap Nono.
Saat ini, tiga kapal feri beroperasi penuh selama 24 jam untuk memastikan kelancaran arus penumpang. “Alhamdulillah, sampai hari ini arus penyeberangan berjalan lancar tanpa kendala berarti,” tambahnya.
Meskipun arus penumpang tidak seramai tahun-tahun sebelumnya, keberadaan layanan feri tetap menjadi bagian penting dalam mobilitas masyarakat Kuala Kapuas, terutama saat musim mudik dan balik lebaran.[zulkifli]
Tags
Humaniora